aah udah lama pengen buat thread dengan judul ini, tapi karena abis uts selalu ga sempet. malam ini akan gue babat semua
ini kisah nyata kawan . .
Kurang lebih udah 3 bulan gue jarang ke salemba, seminggu cuma 3 jam ada disana. Yaa kita anak RS semester 3 udah ga di salemba kaya semester 1 dan 2. Sedikit berbagi kebahagiaan buat ade2 kelas biar bisa nikmatin indahnya salemba sebelum mereka tersayat berada di daerah tidak berpenghuni ini [baca : cikini] #LEBAY
Gue kangen sama suasana Salemba. Walau cuma 2 semester tapi hampir tempat di sono banyak kenangannya. nasi goreng, ARH, parkiran, stovia, ruang kimia, taman jurasik daaan BIMA HEHE.
Cikini jelas berbeda dengan Salemba. yang paling terasa perbedaan nya adalah waktu hujan. Gue menganggap Salemba sangat indah ketika hujan. Banyak keajaiban2 yang Tuhan tunjukkin pada saat itu. ini ga bisa dideskripsiin, poko nye indaaaah banget. Salah satunya adalah keajaiban dari anak-anak ojek payung.
2 semester gue disana, gue sering merhatiin anak-anak ojek payung yang tiba-tiba selalu muncul waktu hujan. gatau darimana asal mereka, pasalnya sekeliling FKUI kan bukan rumah penduduk, andaikan ada rumah itupun lumayan jauh. tapi hampir setiap hujan mereka ada. dari yang masih make baju sekolah sampe yang cuma make celana pendek compang camping muncul di lobi-lobi gedung FKUI.
setelah gue perhatiin, mereka adalah anak-anak yang beruntung bisa ngeojek payung di FKUI yang notaben nya tempat berkumpul orang-orang mampu.
Begini maksudnya, kalo kita liat ojek-ojek payung yang ada di pusat perbelanjaan atau di tempat-tempat umum lain, mungkin ongkos 3 ribu rupiah untuk sekali antar ojek payung akan terasa mahal untuk si pengguna payung. Tapi, beda sama di FKUI kalian tau berapa yang pengguna payung kasih ke anak-anak ojek payung itu? rata-rata dokter atau orang-orang yang sangat sibuk bermobil akan memberi mereka selembar 10 ribu rupiah berikut bonus elusan kepala, snack ataupun doa "belajar yang rajin ya" buat si anak-anak.
yaaa, kenyataan diatas gue sendiri yang lihat, dengar dan merasakan suasana bahagia si anak-anak. bukan satu dua dokter yang melakukan hal kaya gitu, gue sering iseng-iseng ngikutin bapak2 yang ngegunain jasa ojek payung, gue ikutin sampe tujuannya, kebanyakan mereka pergi ke tempat dimana mobilnya di parkir, dibelakang bapak2 itu beberapa anak-anak ngikutin sambil bercanda dan senyum yang sangat bahagia dan bener, mereka mendapat haknya lebih dari 3 lembar uang ribuan.
Kadang gue suka terharu liat si anak-anak ojek payung itu. masih kecil udah punya kemauan buat kerja.walaupun gatau mereka apain uang hasil kerja nya itu.
lah gue? hoaaaah apa yang bisa gue kerjain? ckckck
Tidak ada komentar:
Posting Komentar