Sedikit tentang merah

Terlahir sebagai Azizah Hanna 'Urfani merupakan perjuangan tersendiri bagi saya. Memikul nama ini mengharuskan saya menjadi kuat dan tetap bahagia dalam segala peran yang saya mainkan. Jika kalian melihat saya yang selalu tersenyum, katakan saja saya memang akan selalu terlihat bahagia dihadapan orang lain. Apapun yang sedang terjadi, saya cukup pandai menyembunyikan kesedihan saya. Kecuali sedang lapar. Lagi-lagi, nama saya yang melatih saya untuk seperti itu. Namun jika kalian memergok saya yang sedang murung, anggap saja saya sedang kehilangan kotak ketawa saya. Untuk menemukan kotak ketawa saya, cukup ceritakan apapun tentang Paris, Jerman, Australia, Korea atau Jepang. Saya menyimpan kotak ketawa cadangan di negara-negara itu.

Sangat jatuh cinta dengan semua yang berwarna merah. Mata saya cukup peka terhadap warna ini. Menurutnya, merah membawa semangat tersendiri untuk jiwa saya. Merah itu sempurna. Semua yang berwarna merah itu empuk, kaya marshmellow :3 Saking cintanya sama warna ini, saya hampir sulit memadu-padankan warna-warna lain. Makanya saya selalu menghindari kelas desain sejak SMA. Karena, hasil desain saya selalu berakhir di merah. Polkadot merah, kotak merah, bunga merah, sekolah merah, orang berambut merah, mobil merah, semua merahhh. Sungguh saya tidak sedang berkampanye suatu partai merah berbanteng ^^

Blog ini adalah another side of me yang tidak akan ditemukan di kehidupan nyata atau bahkan di sosial media lain. Jika banyak dari postingan saya terkesan menye-menye, ya emang gitu. Karena banyak dari postingan di blog ini ditulis ketika saya sedang manyun dan tidak ada tempat untuk berbagi kemanyunan.
Makanya saya dapat julukan si penyair cengeng.

Deskripsi blog ini terkesan seperti iklan cat tembok // Betul ! beli dah di toko matrial terdekat.


Walau pipi luber,
Mata segaris,
Hidung tenggelem,
Tetap selalu senyum kaya aku ya kakak



Tidak ada komentar: